“Barang kali televisi adalah satu-satuny peralatan elektronik yang telah bermanfaat justru setelah di matikan”
Fred Rogers, Pemandu Mister Roges’ Neighbohood.
Mitos 1:
“TV adalah medium pasif. Anak akan menjadi boneka mati di atas sofa”
Acara-acara televisi pendidikan bisa secara aktif melibatkan anak anda, baik secara fisik maupun intelektual. Kegiatan ini bisa dan seharusnya berkelanjutan,bahkan setelah acara sendiri usai.
Mitos 2:
“TV menghambat pertumbuhan otak yang sehat. TV mengganggu gelombang otak dan anak-anak.”
Pola-pola gelombang otak selama menonton TV sangat serupa dengan kegiatan otak selama kegiatan-kegiatan ini.
Mitos 3:
“Televisi memperpendek rentang perhatian anak-anak.”
Acara-acara TV pendidikan bisa benar-benar meningkatkan perhatian dan perhatian kognitif anak-anak.
Mitos 4:
“Jika anak menonton T V, ia akan menjadi murid yang bodoh”
Itu tergantung pada apa dan seberapa banyak yang ditonton si anak. penonton yang menonton TV secara moderat, khususnya televisi pendidikan, bisa menjadi pelajaran unggulan.
Mitos 5:
“JIka anak menonton TV, ia tidak akan menjadi pembaca yang baik. TV dan buku adalah musuh bebuyutan.”
Program-program anak yang bermutu bisa benar-benar memotivasi anak-anak untuk membaca buku dan mencintai kegiatan membaca.
Mitos 6:
“Jika anak menonton TV yang mendidik maupun menghibur, ia akan mengharap gurunya suka menari dan menyanyi.”
Bahkan anak-anak kecil memahami benar bahwa kedua dunia itu terpisah, begitu pula konvensi-konvensi TV dan ruang kelas.
Tag:anak, bioskop, curhat, Emosi, hiburan, hidup, motivasi, Pengembangan Diri, Renungan, Teknologi, televisi, Tips

Sepanjang film yang dimaksud mengandung edukasi yang baik, saya pikir oke-oke saja, satu yang pasti “say no to shit-netron”